« Do I fall in love? | Main | My new place for the a few months……… »

I’ll do everything because I love you, and me, and….myself

Oh Donna ku sayang, kecantikanmu membuatku mabuk kepayang. Sungguh…… Aku akan setia padamu hingga akhir hayatku…. (asal kau juga setia padaku).

 

Donna-ku sayang, aku akan jaga dirimu dalam keadaan apapun. Aku bersedia melakukan apapun demi keselamatanmu. Karena keselamatanmu adalah kebahagiaanku juga.

 

Donna-ku sayang meski aku sedikit possesive, tapi kulakukan semua itu demi dirimu, demi kebaikan dirimu. Agar kamu hidup bahagia & berhasil, keberhasilanmu adalah kebahagiaanku juga.

 

Donna-ku sayang, aku benar-benar cinta padamu, sungguh..... karena engkau adalah sumber inspirasiku, sumber kebahagiaanku.........

 

Tidak salah jika manusia menginginkan kebahagiaan dalam hidupnya. Tinggal bagaimana cara yang ditempuh untuk meraihnya. Sering kali kita mengatasnamakan cinta dalam melakukan sesuatu, apakah itu cinta antara anak & orang tua, antar kekasih, suami-istri, atau sahabat karib. Namun, pernahkah kita tanya pada diri sendiri, mengapa kita melakukannya? Apa benar-benar karena cinta yang murni & tanpa pamrih? Ataukah justru karena kita mencintai kebahagiaan diri sendiri semata?

 

Benarkah kita berbahagia atas keselamatan, kebahagiaan, kesuksesan dia? Ataukah berbahagia karena jika dia selamat kita tak perlu berhadapan dengan urusan yang merepotkan, kalau dia berhasil kita kecipratan hidup senang, kalau dia bahagia aku puas…..

 

Bagaimana jika dia tak menerima kebaikan hati kita tuk melindunginya, saat dia tak menuruti nasihatku, dll, akankah kita menjadi marah & kecewa karena telah gagal menjadi “pahlawan” baginya? Jika ia menerima kebaikan orang lain & dia bahagia, akankah kita ikut berbahagia?

 

Cinta yang tulus & tanpa pamrih, tak akan mengharapkan imbal balik, tak berharap bayaran. Melalui perantara diri kita atau orang lain, sepanjang orang itu hidup bahagia dan memperoleh sebab-sebabnya, jauh dari penderitaan dan sebab-sebabnya, seharusnya kita ikut berbahagia. Tidak hanya untuk mereka yang dekat dengan diri kita atau baik pada kita saja, tetapi juga untuk yang lainnya tanpa batas.

 

Maka, “rejoice” atau “ber-mudita” atas kebahagiaan orang lain akan benar-benar bermakna.

                            

Comments

Hennyyyyyyyyyyy!!!!
Vermisse dich. Alles klar by dir?

Hi, ich vermisse dich auch, euch denk...... Alles klar, cuman internet bolot, morotin duit tp ga hasil, hiks.

Pake gratis di kampus, melatih kesabaran. Sekalian ikutan bulan puasa deh....

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .